Feeds:
Posts
Comments

Archive for the ‘FAMILY !’ Category

 
“ Tadi ada apa ? Koq mbak Lin dan Mbak Lis minta pulang”, tanya istriku melalui telepon.
  
” Lho emangnya kenapa ?”, aku balik bertanya. Kaget juga. Bisa kacau kalau dua orang yang menjaga anak kami minta pulang bersamaan.  Tambah lagi, satu orang Mbak lainnya sedang cuti pulang kampung satu minggu.
  
Lalu aku menjelaskan duduk perkaranya. [...]

Read Full Post »

Aku khawatir ketidak berhasilan kecil ini membekas di benak mereka. Kegagalan-kegagalan kecil macam ini, kalau dibiarkan bertumpuk, aku khawatirkan membentuk konsep diri yang negatif. Aku khawatir benih perasaan tidak mampu tumbuh. Itu alasan mengapa aku ingin menuntaskan hal ini.

Read Full Post »

LHO KOQ ?

LHO KOQ ? : Jalan Terjal Membangun Relasi Bersahaja 

Membangun hubungan yang egaliter dan bersahaja mungkin jadi impian Anda juga. Bagi keluarga kami,  semangat ini hendak kami wujudkan dan terapkan terhadap seisi rumah. Kebetulan, karena anak-anak masih kecil, maka di rumah kami tinggal pula tiga  orang ‘baby sitter’ dan satu orang lainnya yang bertugas mengurus kebersihan rumah [...]

Read Full Post »

Sungguh, saya terobsesi pada kata ‘kelahiran’ kembali. Makin menguat obsesi itu, saat menyadari Ramadhan  beranjak menjauh.  Sebentar lagi kita menyapa Iedul Fithri, saat di mana kaum muslim meyakininya sebagai momen yang bisa mengantar kepada pembersihan dosa. Jika puasa dan ibadah Ramadhan dilakoni dengan baik, maka kita bisa berharap banyak agar kelahiran kembali itu sungguh menjadi [...]

Read Full Post »

“ Mas ada  tawaran projek  tuh …dari Y ” demikian suara istriku di telepon “… rekrutmen posisi  operator untuk CP di Surabaya tanggal 12  besok“ “ Haahahaha………” aku tertawa. Tawa yang mungkin sudah teramat dipahami  istriku. Tawa ekspresi penolakan halus setiap aku mendapatkan tawaran untuk mengerjakan projek rekrutmen  “ Tolong lah Mas………” istriku memelas. Aku masih dipenuhi [...]

Read Full Post »

Pagi  itu seorang rekan berkirim pesan singkat  “ Uang sudah ditransfer. Maaf terlambat. Bagian administrasi kantor terlupa. TQ “ 
Plash !!!! Plong rasanya. Ini sungguh kabar baik yang membuatku senang bukan kepalang. Uang yang lama dinanti ini adalah hasil  jerih payahku menjadi fasilitator pada satu program pelatihan satu bulan lalu.  Lebih senang lagi, karena hari itu [...]

Read Full Post »

MAAF AYAH !

Nak, memar di atas tangan ayah belum hilang. Memar karena pukulan kita bersama — kau dan ayah — itu masih sakit hingga saat ini. Namun warnanya tak lagi merah segar. Ia memudar, dan ini justru mengerikan buat ayah.

Read Full Post »

Older Posts »