suatu kali seorang teman pernah berujar, bahwa Allah telah memberi petunjuk sehingga ia bertahan di sebuah perusahaan. Sementara pada saat yang sama kawan yang lain lagi menyebut bahwa Allah juga memberinya petunjuk untuk keluar dan mengambil kesempatan di luar. Ada yang salah dengan dua kawan saya ini ? Mungkin jadi menarik.
Namun apapun itu, saya hanya ingin mengingatkan betapa asyiknya proses-proses pengambilan keputusan yang melibatkan diri terdalam. Kadang, ketika mencari ke dalam, kita justru menemukan kulit-kulit DIRI kita. Kesejatian kita kadang justru makin terpendam kian dalam. Karenanya menyelamlah dengan KEJUJURAN.
