Saat membuka ://alquran-indonesia.com/, pandangan saya terhenti pada pernyataan di bawah ini :
Saudaraku, Rasulullah SAW, mengadu kepada Allah SWT. dengan banyaknya orang yang berpaling dari Al-Quran:
Dan Rasul Berkata: “Wahai Rabbku, Sesungguhnya kaumku menjadikan Al-Quran ini sesuatu yang telah ditinggalkan.” (QS:Al-Furqan:30)
Lebih lanjut dijelaskan bahwa yang dimaksud mennggalkan Al-Quran itu ada tiga hal, yakni pertama tidak Membacanya. kedua : Tidak mentadaburi dan memahaminya dan ketiga tidak mengamalkannya. Jelas bahwa membaca saja tidak lah cukup. Bahkan sesudah paham pun tidak memadai. Yang terbaik adalah mengamalkannya.
Tampak berat, kalau dilihat sebagai beban. Namun ada pilihan melihat dengan kaca mata lain. Bagi saya, uraian singkat diatas adalah cara untuk memotivasi kita, untuk bertumbuh lebih baik dan terus meningkatkan diri. Dari awalnya belum bisa membaca, kita pasti mendapat kedudukan khusus kala mampu mengeja dan membaca. Namun Islam mengajak kita untuk terus lebih baik. Bisa membaca perlu ditingkatkan dengan mampu memahami. Lalu ujungnya mengamalkan yang dibaca dan dipahami. Pada titik tertinggi inilah Al Quran akan sungguh menjadi petunjuk.
Sebagai umat kita diminta menjalankan petunjuk yang ada di dalamnya. Pilihan itulah yang terbaik bagi kita.

Allahuakbar