Benar – pelajaran ada di mana-mana. Hakikat bisa ditemukan kala kita mau buka mata , telinga dan hati. Dan tahukah Anda, saat emosi kadang mata , hati dan telinga berfungsi dengan aneh. Ia bisa teramat tajam hingga menangkap bahkan yang tak tuntas diekspresikan. Sebaliknya ia bisa demikian tumpul hingga kita terjebak generalisasi yang menyesatkan.
Saat hati panas atau kala panik karena lengah dan bodoh, kita seringkali lepas kendali dalam bicara. Godaan untuk bicara ngawur tak pikir panjang amat besar. Mudah kita terjebak dalam luapan emosi tak terkendali. Parahnya, kala emosi lepas, ucapan ngawur kadang tambah kacau karena berkombinasi dengan kebodohan kita. Repotnya, kita juga sering lupa bahwa ucapan kita didengar banyak orang. Lebih repot lagi ketika para pendengar juga dalam keadaan emosi. Maka ucapan ngawur kita jadi makin jelas di telinga orang lain.
Pesan dan pelajaran ini tak hanya untuk aku. Lebih penting lagi buat para pemimpin : di kantor, di rumah dll.
Please be aware. Lidahmu bisa jadi pedangmu. Yang bisa dipakai membantai lawan atau menusuk diri sendiri !
